Humanisme Universal, Orde Baru, dan Penghancuran Komunisme di Indonesia

Kategori: Berita Terkini
Akhir tahun lalu, Marjin Kiri menerbitkan buku berjudul Kekerasan Budaya Pasca 1965 karya Wijaya Herlambang. Terbitnya buku ini mengundang polemik yang cukup serius di kalangan seniman maupun cendekiawan. Mulai dari diskusi formal, sampai polemik dunia maya antara Goenawan Mohamad dan Martin Suryajaya. Apa yang menjadi kekuatan utama buku ini sampai memantik perdebatan serius?
 
Lebih lanjut