Seminar Intern “Comparative Study on Civil-Military Relations in Indonesia, Myanmar, and Thailand”

Kategori: Kegiatan
Ditulis oleh Lidya Christin Sinaga

Pada tanggal 8 Agustus 2018, Pusat Penelitian Politik LIPI mengadakan seminar intern dengan tema “Comparative Study on Civil-Military Relations in Indonesia, Myanmar, and Thailand”. Seminar kali ini menghadirkan pembicara tamu, Adhi Priamarizki, kandidat doktor di Ritsumeikan University, Kyoto, Jepang. Adhi yang merupakan alumni jurusan Ilmu Hubungan Internasional, Universitas Katolik Parahyangan-Bandung sebelumnya adalah associate research fellow di Rajaratnam School of International Studies (RSIS) Singapura. Seminar ini dimoderatori oleh Putri Ariza Kristimanta, M.Han, peneliti Pusat Penelitian Politik LIPI.

 

Adhi selama ini mendalami politik Indonesia dan Myanmar serta hubungan sipil dan militer di Indonesia dan Myanmar. Dalam kajian kali ini, ia membahas bagaimana Indonesia, Thailand, dan Filipina telah mengalami demokratisasi yang tidak hanya mengubah wajah politik, tetapi juga militer di ketiga negara. Namun demikian, era demokratisasi ternyata tidak sepenuhnya mengubah peran keamanan domestik (domestic security role/DSR) yang dijalankan militer. Adhi ingin menjawab pertanyaan penting mengapa militer di ketiga negara tetap berpegang teguh pada peran keamanan domestiknya, dengan melihat tiga hal penting, yaitu transformasi DSR, dinamika konsensus sipil-militer, dan apa yang didapatkan militer dari peran DSR-nya.

 

Seminar intern ini berlangsung interaktif dan menarik, dengan kehadiran peneliti senior, Prof. Dr. Dewi Fortuna Anwar dan tim kajian militer Pusat Penelitian Politik LIPI, di antaranya Dr. Muhammad Haripin dan Diandra Megaputri Mengko, M.Han. Menurut Prof. Dewi, Myanmar tidak bisa disamakan dengan Indonesia di tahun 1998, tapi lebih sama dengan Indonesia di tahun 1966. Myanmar keluar dari era junta dan memberikan tempat untuk sipil, tetapi tetap harus sesuai dengan kemauan militer.  Hal ini harus menjadi pertimbangan dalam usaha membandingkan kondisi ketiga negara tersebut. (Lidya Christin Sinaga)

internAdhi