Tahun 2013

Pertemuan dan Diskusi Tim Kajian ASEAN P2P LIPI dengan Menlu RI

Kategori: Tahun 2013
Dilihat: 1014

Tim Penelitian ASEAN Pusat Penelitian Politik LIPI pada tanggal 4 April 2013 mendapat kesempatan bertemu dan berdiskusi dengan Menteri Luar Negeri Republik Indonesia, Marty Natalegawa. Pada pertemuan yang berlangsung di Ruang Rapat Menteri Gedung Utama Kementerian Luar Negeri RI, Marty Natalegawa didampingi oleh Direktur Jenderal Kerjasama ASEAN, I Gusti Agung Wesaka Puja; Plt. Direktur Mitra Wicara dan Antar Kawasan, M. I. Derry Aman; Juru Bicara Kementerian Luar Negeri, Michael Tene; dan beberapa pejabat di lingkungan Kemlu.

Dalam pembukaannya, Menlu mengapresiasi Timbangan Ilmiah (Policy Paper) yang disusun oleh Tim Penelitian ASEAN P2P-LIPI dan telah dikirimkan sebelumnya ke Menlu dengan judul “ASEAN Beyond 2015”. Menurut Menlu, policy paper tersebut sangat padat, direct, komprehensif, dan isu yang diangkat sangat strategis. Dalam pertemuan yang berlangsung sekitar satu jam ini banyak hal terkait ASEAN yang didiskusikan oleh tim bersama Menlu, diantaranya mengenai kepemimpinan Indonesia di ASEAN, termasuk terobosan yang coba digagas Indonesia dalam ASEAN, masalah demokrasi dan HAM di ASEAN, serta pembentukan ASEAN Community pada 2015. Menlu mengakui adanya masalah lack of understanding dan kesiapan menyosong tahun 2015, sehingga diperlukan upaya yang lebih fokus dan terkonsentrasi untuk menciptakan awareness di kalangan masyarakat Indonesia.


Di penghujung diskusi, Marty Natalegawa menyampaikan bahwa policy paper ini akan dijadikan bahan masukan bagi Kemlu RI dalam Senior Official Meeting (SOM) ASEAN mendatang. Selain itu, Menlu juga mendorong agar diskusi serupa dalam bentuk tim kecil bersama LIPI dapat diintensifkan di masa yang akan datang. Dalam kesempatan ini tim juga menyerahkan buku hasil penelitian tahun 2010-2011 yang masing-masing berjudul “Piagam ASEAN, Pelaksanaan Demokrasi dan Hak Asasi Manusia di Negara-Negara ASEAN: Studi Kasus di Indonesia, Filipina, dan Thailand” dan “Pelaksanaan Demokrasi dan Hak Asasi Manusia di Negara-Negara ASEAN: Studi Kasus di Brunei Darussalam, Malaysia, dan Singapura”. Pertemuan pun diakhiri dengan foto bersama. (Lidya Christin Sinaga)

Beberapa foto dari pertemuan di atas.