Tahun 2014

FGD Scoping study tentang fisibilitas lembaga riset kepemiluan

Kategori: Tahun 2014
Dilihat: 3513

P2P LIPI melakukan serangkaian FGD di Yogyakarta, Surabaya dan di Jakarta terkait studi mengenai fisibilitas pembentukan lembaga riset kepemiluan. Kegiatan ini merupakan kerjasama antara P2P LIPI dengan Australian Electoral Commission (AEC) Jakarta.

Kegiatan FGD di Yogyakarta dihadiri oleh 8 narasumber yang terdiri dari pakar pemilu di UGM< UMY, UPN dan dari KPU Provinsi dan Bawaslu Provinsi. Di Surabaya, FGD dihadiri oleh 9 pakar pemilu dari UNAIR, LBH, Pusham, KPU Provinsi, sementara di Jakarta, dihadiri pakar pemilu dari LIPI, CSIS, Formappi, Perludem, UIN, mantan anggota KPU RI dan dari KPU RI.

Dari FGD di tiga kota dapat disimpulkan bahwa pembentukan lembaga riset kepemiluan sangat dimungkinkan selain untuk membantu proses demokratisasi yang berlangsung di Indonesia juga untuk membantu menyediakan hasil riset yang dapat dipakai untuk memberikan pertimbangan akademis terhadap penyelenggaraan tahapan kepemiluan.  Adapun bentuk kelembagaan yang diusulkan bisa melekat di KPU namun juga bisa berada di luar struktur KPU. Yang mengemuka adalah sifat lembaga ini yang harus menjaga independensi dan sifat akademisnya, sehingga hasil riset yang dilakukan oleh lembaga ini dapat dipakai sebagai evidence-based consideration untuk  kebijakan penyelenggaraan pemilu yang lebih kredibel dan berintegritas.

Ki-Ka: Titi Anggraini (Perludem), Sigit Pamungkas (KPU RI), Ikrar Nusa Bhakti (LIPI), Philip J. Vermonte (CSIS), Ali Munhanif (UIN)

Sigit Pamungkas, anggota KPU RI 2012-2017

 

Ki-ka: Philip J. Vermonte (CSIS), Ali Munhanif (UIN), Abdul Aziz (anggota KPU RI 2007-2012)

Ki-ka: Sebastian Salang (Formappi), Sri Yanuarti (LIPI), Syamsuddin Haris (LIPI), Moch. Nurhasim (LIPI)